Sabtu, 15 Oktober 2011

CINTA


Cinta termasuk kata yang paling banyak digunakan oleh manusia, sekaligus yang paling berbahaya. Sebagaimana ia merupakan kata yang disucikan, banyak orang yang salah dalam mempergunakan dan memahaminya. Dunia informasi Arab lemah, sehingga yang paling banyak diakses adalah yag disajikan oleh Barat, yang telah melakukan kesalahan dalam penggnaan dan memahami kata yang agung ini.

 
            Sesungguhnya ketika barat menggunakan kata ini, dia sering mengaitkannya dengan hubungan berdosa yang mendahului pernikahan, atau berakhi bukan dengan pernikahan, atau hubungan antara lelaki dan perempuan tanpa ada ikatan menurut hukum. Kata ”bermain cinta” bagi mereka berarti perbuatan keji atau zina bagi orang-orang yang blum menikah, atau maksudnya berhubungan badan dan berbagai permulaannya bagi orang-orang yang telah menikah. Orang Barat tidak suka bila kamu mengatakan kepadanya, saya cinta padamu (I Love You) karena dia tidak akan mendengar kata-kata ini kecuali dari kekasih atau dari istrinya saja.
            Demikianlah mereka mengaitkan kata yang agung ini sekaligus mengekspresikannya dengan syahwat dan hasrat yang kuat untuk melakukan hubungan intim. Akibatnya, kata ini menjadi tidak lazim terdapat diantara orang-orang yang lurus budi pekertinya, karena dikaitkan dengan gambaran-gambaran perbuatan keji, vulgar dan kerusakan lewat sarana informasi yang menyiarkan kepada masyarakat puluhan ribu sinetron dan film, para penyanyi dan adegan-adegan sandiwara yang terfokus pada cinta menurut pemahamam versi Barat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar